As a Sweet Love Part 2
By : Kenzo Kato
Inspirated by Shinta Naomi
Setelah aku minum teh hangat pemberian naomi badanku terasa lebih baik , “gimana man ? udah baikan ?” “udah mi , makasih banget ya” “iya man sama-sama , eh besok acara api unggun kan ?” “iya , emang kenapa mi ?” “hehe gapapa sih , liat aja besok” “loh kok gitu ? aku jadi penasaran” “hehe , sengaja biar penasaran , yaudah deh aku balik dulu ya man” katanya sambil melangkah pergi “iya mi , ati ati” “eh tapi aku lupa sesuatu” , dan tak kuduga dia mencium pipiku , aku hanya diam seakan tak percaya dia menciumku , “hehe , sampai jumpa besok man” kemudian dia berlalu pergi meninggalkanku yang masih setengah terkejut itu , malam itu perasaanku campur aduk , antara senang dan heran , tapi biarlah toh aku dan naomi hanya sebatas teman.
****************
Keesokan paginya aku bangun agak telat , dan disambut dengan sindiran teman temanku , “wah pak ketua udah bangun ternyata , enak banget ya tidurnya ?” “yahh lu tau juga kan badan gue semalem masuk angin gara gara kehujanan” “iya deh iya , buruan mandi dah lu , mumpung lagi ga ada yang mandi” “oke deh gue mandi dulu” kataku sambil membawa peralatan mandiku. Setelah selesai mandi aku segera bergegas kembali ke perkemahan , aku mencari cari naomi , tapi aku tidak menemukannya , apa jangan jangan dia di tempat kemarin ya pikirku , aku coba cari kesana ah kataku dalam hati. Setelah mencari kesana kemari akhirnya benar dugaanku dia di tempat kemarin , “hai mi , kok sendirian sih ?” “eh kamu man , iya nih , lagi liat pemandangan , indah ya” “iya , indah banget” kataku sambil duduk disebelahnya “kamu nggak ngumpul sama anak anak mi ?” tanyaku , tapi dia hanya menggelengkan kepala , “asik banget kayaknya” kataku memecah suasana karena daritadi kami hanya berdiam diri “aku lagi bayangin gimana ya surga itu ? apa seindah ini juga ?” “mungkin , hanya Tuhan yang tau mi” “pengen deh ke surga , aku pengen hidup bahagia , nikmatin yang kayak gini setiap hari” “huss udah ah mulai ngawur bicaranya , balik yuk” “engga ah , aku lagi seneng disini , bener bener damai” katanya dan aku hanya bisa menemani sambil menikmati pemandangan juga.
****************
Tak terasa sudah pukul 2 siang , itu berarti hampir 4 jam kami disini , “eh mi balik yuk , aku laper nih” “kamu laper man ?” “iya , dari pagi belum makan” “yaudah deh ayo balik” dan kami pun kembali ke perkemahan , dan anehnya naomi mau saja aku gandeng tangannya
****************
Setelah sampai di perkemahan kami segera bersiap siap untuk mengadakan acara api unggun gembira , beberapa siswa menunjukkan bakatnya , mulai yang bermain sulap , bermain akustik sampai bernyanyi , bahkan naomi pun ikut menunjukkan keahliannya bernanyi , dia membawakan 2 lagu , lagu pertama dari citra scholastika everybody knew dan saat lagu kedua , dia menyanyikan lagu dari ST12 saat terakhir , semua bergembira malam itu termasuk aku karena aku melihat naomi bernyanyi dan ternyata suaranya itu bagus juga , dan acara malam itu ditutup oleh pengumuman guru kami bahwa besok kami harus bangun pagi dan berkemas untuk pulang.
Aku sengaja mengemasi barang barangku malam ini agar besok pagi tidak terburu buru sehingga ada barang yang ketinggalan , dan setelah selesai berkemas kemas aku memakai jaketku dan keluar tenda menuju ke sebuah batang kayu besar yang roboh , kemudian aku duduk disana
“maaan , kamu lagi apa ?” kata naomi sambil menepuk pundakku dari belakang , “eh kamu mi , aku lagi duduk aja , hehe , dingin ya malem ini” “iya , dingin banget , padahal tadi baru main api unggun” “hmm kamu kok nggak pake jaket ?” “jaketku ketinggalan di tenda” “ohh yaudah , pake aja jaketku” kataku sambil melepas jaketku seraya memakaikannya ke tubuh naomi , “hmm makasih ya man , kamu emang cowok yang baik , i love u” katanya sambil dia bersandar di tubuhku , haaa kok dia bilang gitu ? kataku dalam hati , “iya mi , i love u too” kataku seadanya karena aku juga masih kaget atas perkataannya tadi , “man , aku harap kita bisa kayak gini untuk waktu yang lama , aku ga mau ada yang misahin kita” , loh kok makin ngelantur yaa ? pikirku lagi , aku hanya diam tidak menjawab , cukup lama kami seperti ini hingga naomi tertidur dan aku terpaksa menggendongnya ke tendanya dan aku segera kembali ke tendaku untuk tidur.
Aku sengaja mengemasi barang barangku malam ini agar besok pagi tidak terburu buru sehingga ada barang yang ketinggalan , dan setelah selesai berkemas kemas aku memakai jaketku dan keluar tenda menuju ke sebuah batang kayu besar yang roboh , kemudian aku duduk disana
“maaan , kamu lagi apa ?” kata naomi sambil menepuk pundakku dari belakang , “eh kamu mi , aku lagi duduk aja , hehe , dingin ya malem ini” “iya , dingin banget , padahal tadi baru main api unggun” “hmm kamu kok nggak pake jaket ?” “jaketku ketinggalan di tenda” “ohh yaudah , pake aja jaketku” kataku sambil melepas jaketku seraya memakaikannya ke tubuh naomi , “hmm makasih ya man , kamu emang cowok yang baik , i love u” katanya sambil dia bersandar di tubuhku , haaa kok dia bilang gitu ? kataku dalam hati , “iya mi , i love u too” kataku seadanya karena aku juga masih kaget atas perkataannya tadi , “man , aku harap kita bisa kayak gini untuk waktu yang lama , aku ga mau ada yang misahin kita” , loh kok makin ngelantur yaa ? pikirku lagi , aku hanya diam tidak menjawab , cukup lama kami seperti ini hingga naomi tertidur dan aku terpaksa menggendongnya ke tendanya dan aku segera kembali ke tendaku untuk tidur.
****************
Keesokan harinya , aku terbangun agak pagi karena aku memang set alarm hpku agak pagi agar kamar mandi tidak antri , dan aku segera pergi mandi. Selesai mandi , aku mengemasi barang barangku lagi dan aku benar benar siap untuk kembali. Tepat pukul 7 pagi kami berkumpul di lapangan dan berdoa bersama dan bersiap untuk kembali ke sekolah.
Saat di perjalanan , aku dan naomi duduk terpisah karena cewek harus duduk didepan dan cowok dibelakang , namun setelah kira kira 2 jam perjalanan tiba tiba suasana menjadi hening karena semua tertidur , kok pada tidur ? ah kecapekan kali , atau mungkin mereka semalam begadang untuk berkemas kemas pikirku dalam hati karena hanya aku dan 2 temanku dibelakang serta supir yang masih membuka mata
30 menit kemudian tiba tiba bus yang kami tumpangi oleng , aku panik karena di sisi kanan kami menganga sebuah jurang , dan benar saja bus yang kami naiki mengalami kecelakaan , seketika semua gelap...
Setelah terbangun aku sudah berada di pinggir jalan raya , aku melihat 2 orang polisi mengatur lalu lintas dan diseberang aku melihat bus kami terbalik dan hampir masuk jurang , seketika setelah aku bangun , semua orang mengerumuniku , “dimana sayaa ?” kataku sedikit berat karena memang kepalaku sangat pusing , “kamu ada di jalan menuju puncak , bis sekolah kamu kecelakaan” “aduuhh” kataku sambil berusaha bangun , aku berjalan mendekati seorang polisi diseberang jalan yang kelihatannya sedang sibuk dengan sebuah catatan , “permisi pak , gimana keadaan teman teman saya ?” “beberapa teman kamu keadaannya kritis tapi sudah kami bawa ke rumah sakit terdekat” “siapa saja pak ?” “ ini beberapa nama korban luka yang berhasil kami dapatkan” katanya menunjukkan sebuah catatan , aku melihat satu persatu nama sampai mataku tertuju pada sebuah nama , NAOMI ! “pak dimana para korban ini dibawa ?” kataku sedikit panik , “tenang , teman kamu sudah kami bawa ke rumah sakit terdekat” kata polisi itu , “bapak tau lokasi rumah sakitnya ? bisa antarkan saya ?” “wah saya tidak bisa , saya harus melakukan olah TKP terlebih dahulu” “yaudah dek , mari saya antar , kebetulan saya juga mau lewat depan rumah sakit itu” kata seorang bapak yang berhenti karena melihat kecelakaan itu , “terimakasih pak” kataku langsung menaiki motor itu tanpa memikirkan luka di kepala dan kakiku
Saat di perjalanan , aku dan naomi duduk terpisah karena cewek harus duduk didepan dan cowok dibelakang , namun setelah kira kira 2 jam perjalanan tiba tiba suasana menjadi hening karena semua tertidur , kok pada tidur ? ah kecapekan kali , atau mungkin mereka semalam begadang untuk berkemas kemas pikirku dalam hati karena hanya aku dan 2 temanku dibelakang serta supir yang masih membuka mata
30 menit kemudian tiba tiba bus yang kami tumpangi oleng , aku panik karena di sisi kanan kami menganga sebuah jurang , dan benar saja bus yang kami naiki mengalami kecelakaan , seketika semua gelap...
Setelah terbangun aku sudah berada di pinggir jalan raya , aku melihat 2 orang polisi mengatur lalu lintas dan diseberang aku melihat bus kami terbalik dan hampir masuk jurang , seketika setelah aku bangun , semua orang mengerumuniku , “dimana sayaa ?” kataku sedikit berat karena memang kepalaku sangat pusing , “kamu ada di jalan menuju puncak , bis sekolah kamu kecelakaan” “aduuhh” kataku sambil berusaha bangun , aku berjalan mendekati seorang polisi diseberang jalan yang kelihatannya sedang sibuk dengan sebuah catatan , “permisi pak , gimana keadaan teman teman saya ?” “beberapa teman kamu keadaannya kritis tapi sudah kami bawa ke rumah sakit terdekat” “siapa saja pak ?” “ ini beberapa nama korban luka yang berhasil kami dapatkan” katanya menunjukkan sebuah catatan , aku melihat satu persatu nama sampai mataku tertuju pada sebuah nama , NAOMI ! “pak dimana para korban ini dibawa ?” kataku sedikit panik , “tenang , teman kamu sudah kami bawa ke rumah sakit terdekat” kata polisi itu , “bapak tau lokasi rumah sakitnya ? bisa antarkan saya ?” “wah saya tidak bisa , saya harus melakukan olah TKP terlebih dahulu” “yaudah dek , mari saya antar , kebetulan saya juga mau lewat depan rumah sakit itu” kata seorang bapak yang berhenti karena melihat kecelakaan itu , “terimakasih pak” kataku langsung menaiki motor itu tanpa memikirkan luka di kepala dan kakiku
****************
Beberapa menit kemudian aku sampai di sebuah rumah sakit yang cukup besar , “disini dek
tempatnya” kata bapak itu “makasih pak , sekali lagi terimakasih” “sama sama , semoga temennya cepet sembuh ya , saya pergi dulu” “iya pak , makasih pak” kataku
Aku segera berlari ke dalam , menyusuri lobi lobi panjang , dan akhirnya aku bertanya pada seorang suster di bagian administrasi , “sus , ada pasien atas nama Shinta naomi ?” “sebentar saya carikan dulu” katanya ramah “Ny.Shinta naomi ya ? dia sedang mendapat perawatan khusus di IGD” “terimakasih sus” kataku dan aku langsung berjalan sedikit cepat
Setelah mencari cari akhirnya aku tiba di depan ruang IGD tempat naomi dirawat , aku duduk menunggu dengan cemas dan berharap semua baik baik saja. Beberapa menit kemudian keluarlah seorang dokter dari ruangan itu , aku langsung berdiri dan menghampirinya “dok , bagaimana keadaan pacar saya ?” kataku , tapi dokter itu hanya menundukkan kepala , “apa dia baik baik saja dok ?” kataku lagi , “maaf , kami tidak bisa berbuat banyak , pacar anda kehilangan banyak sekali darah , kami telah berusaha semampu kami” katanya , seketika membuat kedua kakiku lemas , aku langsung tersimpuh di depan ruangan itu , aku hanya bisa menangis , menangisi kepergian orang yang aku cintai , dan bodohnya aku belum sempat mengatakan isi hatiku padanya.
tempatnya” kata bapak itu “makasih pak , sekali lagi terimakasih” “sama sama , semoga temennya cepet sembuh ya , saya pergi dulu” “iya pak , makasih pak” kataku
Aku segera berlari ke dalam , menyusuri lobi lobi panjang , dan akhirnya aku bertanya pada seorang suster di bagian administrasi , “sus , ada pasien atas nama Shinta naomi ?” “sebentar saya carikan dulu” katanya ramah “Ny.Shinta naomi ya ? dia sedang mendapat perawatan khusus di IGD” “terimakasih sus” kataku dan aku langsung berjalan sedikit cepat
Setelah mencari cari akhirnya aku tiba di depan ruang IGD tempat naomi dirawat , aku duduk menunggu dengan cemas dan berharap semua baik baik saja. Beberapa menit kemudian keluarlah seorang dokter dari ruangan itu , aku langsung berdiri dan menghampirinya “dok , bagaimana keadaan pacar saya ?” kataku , tapi dokter itu hanya menundukkan kepala , “apa dia baik baik saja dok ?” kataku lagi , “maaf , kami tidak bisa berbuat banyak , pacar anda kehilangan banyak sekali darah , kami telah berusaha semampu kami” katanya , seketika membuat kedua kakiku lemas , aku langsung tersimpuh di depan ruangan itu , aku hanya bisa menangis , menangisi kepergian orang yang aku cintai , dan bodohnya aku belum sempat mengatakan isi hatiku padanya.
****************
Saat upacara pemakaman , aku datang paling akhir , aku berdoa untuk naomi sambil menabur bunga mawar diatas makamnya , tiba tiba seseorang menepuk bahuku , “maaan” , aku kaget dan menoleh , ternyata itu Vina teman Naomi , “aku cuma mau memberikanmu ini” katanya sambil memberikan sebuah buku berwarna ungu , “apa ini vin ?” kataku sambil menerimanya , “aku tidak tau , aku mendapatkan itu dari tas naomi , aku rasa kamu yang pantas memilikinya man” , aku kebingungan dan tidak mampu berkata lagi , “aku pergi dulu man” katanya sambil berjalan pergi meninggalkan pemakaman
****************
Sesampainya di rumah , aku membaca isi buku itu , seketika membuatku menangis karena ternyata itu adalah diary milik naomi , hampir semuanya bercerita tentangku , bahkan mulai dari kenalan kami dulu.
Isi diary :
5 Agustus 2013 jam 12.00 : Hari ini sekolah kami menang basket , tapi aku merasa ada seorang dari mereka yang menarik perhatianku , pengen deh kenalan sama dia , tapi aku malu..
5 Agustus 2013 jam 20.00 : Malam ini aku nggak bisa tidur , kepikiran dia terus , ternyata namanya maman , hihi unik juga ya , padahal orangnya cakep loh
12 Agustus 2013 jam 08.00 : yeee , sekolahku ngadain camping hari ini , semangat banget , apalagi dia juga ikutan , asiiik pasti bakalan seru nih
13 Agustus 2013 jam 19.00 : Sore tadi kehujanan L bikin kedingingan deh , tapi tadi ujan ujanan sama dia sih , jadi nggak berasa dingin malah jadi romantis , hihi :D
15 Agutus 2013 jam 20.00 : capeeekkk , seharian penuh aktivitas , tapi sore tadi aku sempat berduaan lama sama dia , walau hanya diem dieman tapi aku bahagia banget bisa deket dia , dan
tadi jam 7 aku perform di depan dia , moga aja dia suka karena aku udah latihan buat dia :D
16 Agustus 2013 jam 06.00 : yaahh hari ini waktunya pulang , pasti aku juga bakal berpisah sama dia , ya semoga dia cepet tau kode kode yang aku kasih ke dia , aku Cuma mau bilang kalo aku sayaaangggg banget sama dia , I LOVE YOU MAMAN ! :*
Namun kini aku hanya bisa menyesali semua yang ada , semua yang sudah terjadi tidak bisa kembali , aku hanya berharap dia disana tau kalau aku juga mencintainya dan selalu akan merindukannya. :’)
Isi diary :
5 Agustus 2013 jam 12.00 : Hari ini sekolah kami menang basket , tapi aku merasa ada seorang dari mereka yang menarik perhatianku , pengen deh kenalan sama dia , tapi aku malu..
5 Agustus 2013 jam 20.00 : Malam ini aku nggak bisa tidur , kepikiran dia terus , ternyata namanya maman , hihi unik juga ya , padahal orangnya cakep loh
12 Agustus 2013 jam 08.00 : yeee , sekolahku ngadain camping hari ini , semangat banget , apalagi dia juga ikutan , asiiik pasti bakalan seru nih
13 Agustus 2013 jam 19.00 : Sore tadi kehujanan L bikin kedingingan deh , tapi tadi ujan ujanan sama dia sih , jadi nggak berasa dingin malah jadi romantis , hihi :D
15 Agutus 2013 jam 20.00 : capeeekkk , seharian penuh aktivitas , tapi sore tadi aku sempat berduaan lama sama dia , walau hanya diem dieman tapi aku bahagia banget bisa deket dia , dan
tadi jam 7 aku perform di depan dia , moga aja dia suka karena aku udah latihan buat dia :D
16 Agustus 2013 jam 06.00 : yaahh hari ini waktunya pulang , pasti aku juga bakal berpisah sama dia , ya semoga dia cepet tau kode kode yang aku kasih ke dia , aku Cuma mau bilang kalo aku sayaaangggg banget sama dia , I LOVE YOU MAMAN ! :*
Namun kini aku hanya bisa menyesali semua yang ada , semua yang sudah terjadi tidak bisa kembali , aku hanya berharap dia disana tau kalau aku juga mencintainya dan selalu akan merindukannya. :’)
****************- TAMAT-****************

0 komentar:
Post a Comment